majorsportsbetting.com – Setelah Islandia, kini panama yang berhasil kembali mencetak sejarah di iala Dunia 2018 di Russia nanti. “Janganlah Pernah Untuk Berhenti Bermimpi” nampaknya menjadi kalimat yang pas disandingkan dengan perjuangan timnas Panama hingga berhasil lolos ke gelaran Piala Dunia 2018 nanti di Russia. Lolos di Piala Dunia 2018 Russia ini merupakan penantian yang cukup panang bagi Panama. Keberhasilan mereka yang hingga mampu lolos ke gelaran Piala Dunia ini merupakan penantian yang cukup lama bagi mereka setelah mereka berusaha 40 tahun lamanya untuk bisa lolos ke Piala Dunia.

Di Piala Dunia tahun 2018 ini mereka mampu mencetakan sejarah baru dalam dunia sepakbola. Mereka sudah bisa memastikan diri akan berlaga ke putaran final Piala Dunia 2018. Mereka menjadi salah satu dari 23 negara kontestan di putaran final Piala Dnia 2018 di Russia. Panama berhasil finis pada posisi ketiga klasemen akhir setelah berhasil menang 2-1 ketika melawan Kosta Rika melalui gol yang dicetak lewat kaki Gabriel Torees di menit ke-53 dan juga Roman Torres di menit akhir pertandingan yang dilakukan di Stadion Rommanel Fernandez Gutierrez.

Mereka berhasil mencetak sejarah dengan meraih kemenangan pada laga kualifikasi terakhir zona Amerika Tengah dan Utara setelah berhasil mengalahkan Kosta Rika dengan skor akhir 2-1. Ada hal-hal menarik yang bisa didapatkan dari lolosnya Panama ke babak putaran Final Piala Dunia 2018. Panama merupakan salah satu debutan Negara yang berhasil melangkahkan kakinya hingga ke putaran final Piala Dunia 2018 yang sebelumnya timnas Isalandia telah terlebih dahulu berhasil lolos.

Panama bisa lolos ke Piala Dunia 2018 setelah melakukan sebuah gol kontroversial ketka laga terakhir mereka melawan Kosta Rika dimana gol yang dicetak oleh penyerang mereka, Blas Perez dianggap belum melewati garis gawang. Kemudian dari 23 tim yang sudah memastikan diri lolos, Panama menjadi satu tim yang memiliki catatan torehan gol yang terburuk. Sedangkan prestasi terbaik Panama di level Internasional adalah menjuarai Piala Amerika Tengah pada tahun 2009 lalu.

Pemain Timnas Panama

Kesuksesan mereka dalam menyingkirkan Amerika Serikat tahun ini merupakan aksi bals dendam mereka setelah pada kualifikasi Piala Dunia tahun 2014 yang lalu mereka berhasil disingkirkan oleh Amerika dengan skor akhir 2-3. Dua gol Amerika ketika pertandingan kali itu tercipta di menit-menit akhir pertandingan babak kedua berlangsung.

Panama menjadi tim debutan kedua setelah Islandia yang berhasil loos ke babak putaran final Piala Dunia 2018 Russia nanti. Anak asuh Hernan Dario Gomez itu bisa dibilang tidak memiliki tradisi di sepakbola yang cukup bagus. Pada gelaran Piala Emas CONCACAF mereka bahkan belum pernah berhasil keluar sebagai juara. Prestasi terbaik yang pernah mereka capai pada gelaran Piala Emas tersebut hanyalah sebagai Runner-up pada tahun 2005 dan juga 2013.

Sementara jika dilihat dari para pemainnya, hanya ada beberapa pemain yang dikenal public. Salah satu diantaranya adalah Gabriel Torres yang merupakan striker dari klub Laussane-Sport di Swiss, kemudian Luis Tejada pemain Universitario di Peru dan yang terakhir adalah Quintero yang merupakan pemain Universitario Peru juga. Pemain lainnya belum cukup terkenal karena mereka hanya berkiprah di CONCACAF saja. Bisa dibilang tak banyak pemain dari Panama yang berkiprah bermain di Eropa.

Satu-satunya pemain Panama yang berkiprah di Eropa hanyalah Dinamo Bucuresti yang bermain di salah satu klub Rumania. Terlepas dari hal itu semua, Panama tetap patut untuk mendapatkan ucapan selamat atas keberhasilannya tersebut.

Leave a Reply