Sebentar lagi, Anda sebagi pecinta dunia sepak bola akan mendapatkan kabar gempira. Yakni, sebuah perhelatan akbar akan kembali digelar, yang saat ini bertempat di lapangan hijau Rusia. Sebuah ajang Piala Dunia yang banyak dinantika oleh para warga net sehingga membuat mereka semakin meng-update berita-berita terkini seputar pemain idola mereka apakah masih bertahan dan juga mampu lolos untuk berlaga di Piala Dunia 2018 yang akan digelar pada bulan Juni mendatang. Banyak warga baru yang bermunculan dalam kiprahnya di dunia olahraga.

Seperti pemain-pemain muda terkini yang mampu menggerser para senior yang pernah berkiprah apik di lapangan hijau pada waktu-waktu yang lalu. Ialah seorang Isco Alarcon, memang seorang pemain dari Real Madrid yang pernah dilupakan dalam perjuangannya. Meskipun pada laga waktu lalu yang pernah ia ikuti tidak berhasil untuk menceak sebuah Gol, pergerakan dan aksi yang dilakukan oleh pemain ini berhasil membuat lawannya yaitu Juve, merasa kewalahan. Seorang pemain dengan posisi sebagai gelandang yang telah menurunkan pola 4-3-1-2 berperan besar dalam menjalankan strateginya.

Seorang pelatih Real Madrid sempat dilanda kebingungan saat mendapatkan sebuah pilihan yang cukup sulit yakni untuk memilih Isco atau memilih Gareth Bale asal Wales yang akan di tempatkan pada lini tengah. AlasanĀ  yang melaarbelakanginya adalah kebugaran dari Bale itu sendiri yang belum pulih seratus persen atas cidranya dan juga untuk menyokong Cristiano Ronaldo dan juga Karim Benzema. Pada waktu itu, Isco berhasil menjawab dengan apik kebimbangan dari sang mantan pelatih asal Valencia tersebut atas penampilan dan laganya. Isco mampu memainkan pertandingannya selama 82 menit dengan 51 operan yang memiliki tingkat akurasi 90%.

Kemudian, Ia berhasil untuk menorehkan 2 catatan gol pada pertandingan ini. Dalam sedert prestasinya, Isaco memang berhasil membanggakan tim kesayangannya Real Madrid. Bersama dengan Cristiano Ronaldo, Sergio dan juga Bale. Namun, atas usahanya tersebut, Isaco sering mendapat julukan pahlawan terlupakan pada waktu itu. Padahal Ia pernah mendapatkan trofi berjumlah tiga yang berhasil Ia raih dalam Liga Champions setelah sang Pahlawan ini brgabung dengan timnas ibu kota Spanyol.

Isco Alarcon

Dahulu, spanyol memang pernah kalah saat dibantai habis-habisan oleh tim Brasil yang didapat skor 0-3 atasnya. Bahkan pada piala dunia tahun 2014, Ia berhasil ditakhlukkan koleh Belanda dengan skor nilai 1-5. Dan juga Spanyol sempat mengalami kekalahan di Piala Eropa pada tahun 2016 yang berhasil dikalahkan oleh tim Italia. Akan tetapi dalam laga Piala Dunia 2018 nanti, Spanyol merupakan pemain favorit untuk juara.

Terlebih lagi di sini ada Isco yang nanti akan dijadikan sebagai acuan dan tumpuan atas kemamuan strateginya yang baik. Yakni sebagai playmaker yang sangat kreatif. Atas segudang prestasinya, pria yang berusia 25 tahun ini dipercaya sebagai kunci sukses bagi tim Real Madrid. Karena Ia pernah memenangkan Liga Spanyol dan juga pernah mendobrak Liga Champions pada musim lalu meskipun sempat mendapat julukan sebagai pahlawan yang terlupakan.

Namun, Ia tetap saja berperan dan dipercayai sebagai pemimpin yang dihormati di Tim kesayangannya itu atas perolehan prestasi yang mencengangkan. Bahkan Ia juga menjadi pemain kesayangan Zinedine, dan sebagai alasan Spanyol menyapu bersih kualifikasi Piala Dunia 2018. Dengan kualifikasi di ajang tersebut yakni pada zona Eropa, mendapat catatan kemenangan dan imbang 10 laga.

Leave a Reply