Siapa yang tidak mengenal Mohamed Salah. Pemain bintang asal Mesir tersebut memang sedang naik daun setelah tampil trengginas bersama Liverpool di musim 2017/2018. Tidak hanya membawa The Reds menyelesaikan liga Inggris di peringkat 3, Salah juga mampu membawa Liverpool menuju partai puncak di Liga Champion Eropa untuk berjibaku dengan Real Madrid. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah pencapaian yang sangat besar. Namun ada sebuah hal yang sangat disayangkan pada pertandingan tersebut.

Salah harus mengalami cedera yang parah saat berlaga dalam laga final tersebut. Menurut catatan medis, pemain berusia 25 tahun tersebut mengalami dislokasi bahu. Salah terancam tidak dapat mengikuti Piala Dunia 2018 mendatang. Nah, pada kesempatan kali ini akan dijelaskan beberapa hal tentang dislokasi bahu tersebut.

Mohamed Salah harus mengalami cedera yang sangat serius setelah mengalami duel dengan Sergio Ramos. Penyerang asal Mesir tersebut mengalami dislokasi bahu yang membuatnya harus segera ditarik saat pertandingan sudah memasuki menit ke-30. Tidak hanya harus absen dalam laga bersama Liverpool, Salah juga terancam akan absen dalam gelaran Piala Dunia 2018. Tentunya hal ini menjadi sebuah pukulan berat bagi tim nasional Mesir yang memang menjadikan Salah sebagai salah satu tumpuan. Lantas apa yang membuat cedera tersebut serius? Berikut ini adalah beberapa hal seputar dislokasi bahu yang dialami oleh Mohamed Salah:

  • Bagian Tubuh yang Terkena

Bagian Tubuh yang Terkena

Dari namanya saja mungkin anda sudah dapat mengetahui bahwa cedera yang dialami terjadi pada bagian bahu. Pada kasus yang dialami Mohamed Salah, cedera tersebut terjadi karena tulang lengan atas yang dimiliki Salah harus keluar dari tumpuannya. Tidak hanya sekedar mengalami dislokasi, Salah juga harus mengalami keretakan pada tulang di sekitar bahu. Posisi jatuh yang dialami pemain asal Mesir tersebut memang sangat berbahaya karena adanya kontak fisik langsung antara bahu dan tanah. Hal inilah yang menyebabkan sendi bahu pada Salah mengalami dislokasi.

  • Masa Pemulihan

Masa Pemulihan

Cedera yang dialami Mohamed Salah memang menjadi masalah yang sangat serius bagi seorang pemain bola. Pada kasus yang sudah terjadi sebelumnya, dislokasi bahu membutuhkan waktu sekitar 2 bulan untuk dapat kembali pulih. Hal ini juga pernah dialami oleh pemain Liverpool lainnya Jimmy Caragher. Pada saat musim 2010/2011, pemain belakang Liverpool tersebut harus absen selama 2 bulan untuk dapat pulih dari dislokasi bahu tersebut. Hal inilah yang membuat Mohamed Salah terancam tidak dapat tampil bersama tim nasional Mesir dalam gelaran piala dunia.

  • Ditangani Oleh Dokter Terbaik di Spanyol

Ditangani Oleh Dokter Terbaik di Spanyol

Mohamed Salah yang memang didiagnosis mengalami dislokasi bahu langsung mendapatkan perawatan medis. Tim medis Liverpool baru-baru ini sudah menerbangkan Salah ke Spanyol untuk mendapatkan perawatan medis terbaik. Pihak medis di Spanyol melansir cedera dari pemain asal Mesir tersebut dapat sembuh paling cepat dalam kurun waktu 3 minggu. Jika memang demikian, maka dirinya akan melewatkan pertandingan penting kala menjamu Uruguay. Namun Salah tetap dapat dimainkan dalam beberapa pertandingan setelahnya. Tentu hal tersebut sangat diharapkan baik oleh pendukung Liverpool maupun tim nasional Mesir.

Itulah tadi beberapa informasi seputar dislokasi bahu atau cedera yang menimpa Mohamed Salah. Tentunya banyak yang berharap dapat melihat kiprah dari Mohamed Salah dalam gelaran Piala Dunia 2018. Menarik untuk disimak bagaimana Salah berpacu dengan waktu untuk dapat sembuh dan berlaga dalam pesta sepakbola tersebut.

Leave a Reply