Piala dunia selalu menjadi kompetisi yang cukup sulit untuk ditebak. Selalu ada kejutan di setiap perhelatan piala dunia yang terjadi. Tentu saja, setiap kejutan tersebut sangat menarik untuk dibahas. Terutama, ketika kita berbicara piala dunia yang akan diselenggarakan di tahun ini. Ya, Rusia berkesempatan menjamu 31 negara lain dari berbagai penjuru dunia untuk bisa menikmati serunya atmosfir piala dunia. Dan pastinya, akan selalu ada kejutan yang disediakan oleh Rusia sebagai tuan rumah, dan juga tim-tim lain.

Jadi, sangat menarik bagi kita untuk membahas kekuatan dari masing-masing tim yang akan bertarung secara ketat dan seru di piala dunia tahun 2018 ini. Dari banyaknya tim yang sangat  diunggulkan menjadi juara piala dunia, ada satu negara yang selalu menarik perhatian seluruh dunia dalam piala dunia. Ya, Inggris menjadi negara yang sangat menarik untuk dibahas dalam piala dunia.

Terlebih lagi, seperti yang kita tahu, Inggris adalah salah satu negara kuat, bahkan bisa dibilang sebagai salah satu negara yang difavoritkan sebagai juara. Memang, jika kita membahas tim berjuluk Tiga Singa ini di pentas piala dunia, kita semua tidak akan terlalu dibuat kagum. Pada dasarnya, Inggris tidak sehebat liganya, yang selalu melahirkan tim-tim besar dengan kompetisi yang sangat kompetitif. Inggris hanya sekali meraih juara, itupun di tahun 1966, sudah 52 tahun yang lalu.

Bahkan, sejak 2002, Inggris tidak pernah masuk ke dalam babak semifinal. Prestasi terbaik mereka hanya berhenti di perempat final 2002 dan 2006 saja. Setelah itu, mereka selalu gagal total dalam melewati fase 16 besar. Jadi, mungkin masih akan ada beberapa orang yang tidak terlalu menganggap Inggris sebagai calon kuat juara piala dunia.

Tetapi, jika kita bahas lebih lagi kedalaman skuad Inggris, bisa dibilang skuad mereka menjadi salah satu skuad yang terdalam di dunia. Ada dua permasalahan terbesar Inggris di abad 21 ini. Kiper dan juga Striker. Di urusan kiper, semenjak David Seaman pension dari Inggris di tahun 2002, Inggris kekurangan kiper dengan kualitas yang mumpuni.

timnas Inggris 2017/2018

David James, yang sempat digadang sebagai suksesor Seaman, ternyata gagal total. Bahkan, ada beberapa kiper lain yang juga sempat melakukan beberapa kali blunder. Salah satu yang terfatal adalah Tim Kirkland. Tetapi, setelah itu, sempat muncul nama Joe Hart. Tetapi, Joe Hart pun masih belum bisa memberikan penampilan yang terbaik.

Sampai pada akhirnya, Inggris di masa sekarang memiliki cukup banyak kiper kelas atas. Jordan Pickford dan Jack Butland bisa menjadi pelapis Joe Hart yang kadang masih tampil tidak konsisten. Ini cukup menjadi angin segar bagi timnas Inggris untuk bisa percaya diri menghadapi piala dunia tahun ini.

Setelah permasalahan di bidang kiper sudah cukup terselesaikan, masih ada satu pekerjaan yang dimiliki Inggris, yang sudah cukup terjawab sekarang, yaitu daerah depan. Sepeninggal Alan Shearer, Inggris kehilangan predator di lini depan. Wayne Rooney yang dahulu sempat sangat mengerikan di Manchester United, dan sempat digadang-gadang menjadi pengganti Shearer ternyata masih belum beruntung.

Meski menjadi topskorer Inggris sepanjang masa, tetapi ia masih belum mampu memberikan kontribusi terbaiknya. Tetapi, dengan adanya duo Jamie Vardy dan Harry Kane di lini depan Inggris sekarang akan sangat membantu Inggris untuk bisa menebar ancaman ke lini belakang lawan mereka sekarang.

Leave a Reply