Timnas Mesir kembali berlaga digelaran Piala Dunia setelah 28 tahun. Mesir memang bukanlah negara yang langganan piala dunia. Sepanjang sejarah, hanya tercatat negara ini pernah ikut dalam kompetisi sepak bola tertinggi dikancang internasional yaitu pada tahun 1934 dan 1990. Keduanya memang menjadi catatan indah bagi negara Mesir walaupun tanpa ada prestasi yang didapatkan. Menariknya, setelah dua puluh delapan tahun lamanya Mesir kembali hadir sebagai penantang serius untuk menjadi juara dunia pada Piala Dunia 2018. Mesir datang sebagai juara grup E dikualifikasi Piala Dunia Rusia 2018 zona Afrika.

Keberhasilan Mesir untuk melangkah ke Piala Dunia Rusia 2018 tidak lepas dari kehadiran Mohamed Salah atau biasa dikenal dengan Mo Salah. Pemain yang satu ini merumput didaratan eropa untuk berbagai klub besar dengan catatan prestasi yang mentereng seperti Chelsea, Roma dan saat ini membela Liverpool. Kejayaan seorang Mo Salah datang pada musim 2016-2017 saat membela Roma dan 2017-2018 saat berseragam Liverpool.

Pemain yang satu ini seperti tiba-tiba saja begitu matang dan percaya diri untuk bersinar dan melupakan kenangan yang tidak terlalu baik saat di Chelsea. Ya, Mo Salah menjadi bintang yang bersinar dan menjadi sorotan disamping pemain bintang yang selalu dibahas seperti Ronaldo dan Messi. Namanya pun terus dibahas ketika berjuang membawa Timnas Mesir untuk berhasil mengalahkan lawan-lawannya dikualifikasi Piala Dunia 2018.

Cerita menarik ada pada pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia zona Afrika pada tahun 2017 silam. Timnas Mesir menjadi pemain yang terlihat sangat kecewa ketika timnasnya kebobolan diakhir-akhir pertandingan melawan Kongo. Mimpi Timnas Mesir sempat hampir terkubur karena jika tidak berhasil memenangkan pertandingan. Namun dimenit akhir,Timnas Mesir menjadi beringas dan tidak kehilangan konsentrasi bermain hingga akhirnya mendapatkan pinalti.

Ketika itu, pemain yang paling memiliki tendangan baik dan mental yang mumpuni ditunjuk untuk membuat negara Mesir bisa tampil di Rusia. Tentu saja, tugas berat diberikan pada Mo Salah untuk menjadi eksekutor yang terbukti berhasil menyarangkan bola ke gawang Kongo untuk memastikan langkah melaju ke Piala Dunia Rusia 2018.

Mohamed Salah Liverpool

Pentingnya Mo Salah pada Timnas Mesir bukanlah soal pertandingan terakhir yang dramatis. Sepanjang perjalanan kualifikasi, Mo Salah memiliki peranan yang sangat penting mulai dari memberikan asis, mencetak banyak gol, hingga merusak konsentrasi pertahanan lawan. Ya, Mo Salah pada Timnas Mesir layaknya Messi pada Argentina atau Cristiano Ronaldo pada Portugal. Pemain yang satu ini walaupun tidak sedang membawa bola pun akan sangat diperhatikan oleh lawan.

Hal ini tidaklah berlebihan karena memang pemain yang licin, skillful, dan memiliki naluri mencetak gol yang baik akan sangat dijaga ketat. Tentu, peran Mo Salah sangatlah pentingu untuk membuat kacau pertahanan lawan. Terlebih lagi ketika sudah diberikan umpan yang baik atau mendapatkan bola untuk diolahnya. Mo Salah tercatat sangat mampu untuk memberikan gol baik dari jarak dekat maupun jarak jauh dan bahkan sering pula tercipta gol-gol pada situasi terhimpit oleh pemain lawan.

Nama Mo Salah akan menjadi ancaman serius bagi negara lain di Piala Dunia Rusia 2018. Kemampuannya mengolah si kulit bundar memang diatas rata-rata dari para pemain Mesir lainnya. Namun dengan semakin melonjakknya kepopuleran Mo Salah, Timnas Mesir juga harus memutar otak. Hector Cuper sebagai pelatih kepala dari Timnas Mesir harus bisa memaksimalkan potensi Mo Salah agar bisa membawa Mesir berbicara jauh di Piala Dunia Rusia 2018.

Leave a Reply